Tuesday, July 1, 2014

Curahan Hati

Assalamualaikum 
Marhaban Ya Ramadhaan !


Wah, sudah lama ya tidak mengisi blog ini, sampai berdebu dan usang :)
I'm back.
Bukan karena apa, tapi karena sekarang lagi di kantor, kerjaan sudah selesai, bingung mau melakukan apa lagi, jadi lebih baik "membersihkan" debu-debu yang ada pada blog ini

Mulai darimana ya enaknya?
Cerita darimana ya?
the latest update sih, sekarang aku udah ngga nganggur lagi :)
Alhamdulillah aku sudah wisuda, dan namaku sekarang menjadi AMARYLIANI SUKMA GUSTARIANA, S.S

Alhamdulillaah
kayanya postingan sebelum ini masih bicarain KKN , sekarang posting lagi sudah dengan kabar bahagia


Apalagi ya?
habis wisuda (20/05/2014) sekarang aku sedang magang di PT. KRAKATAU ARGO LOGISTIK 
masih magang, masih belajar kerja, masih usaha cari pekerjaan yang tetap :)

hmm..
terus,
sebenarnya yang membuat aku kembali membuka blog ini adalah kenangan sedih sih.
sekarang aku nggak lagi mempunyai hubungan dengan Kak Satrio Adi Nugroho, orang yang sering aku cantumkan namanya di blog ini.
Iya, setelah 5 tahun lebih bersama, semenjak Januari 2014 kemarin, aku memutuskan utk tidak lagi menjadi kekasihnya. Aku sekarang memiliki prinsip baru. Tapi hati ini masih terbuka kok untuk dia (entah siapa) yang memang bersungguh-sungguh utk menjadi bagian dari hidupku, cerita cintaku, tetapi dalam hubungan yang sah dimata ALLAH, dan sah dimata hukum.

kira-kira masih ada nggak ya? dan kapan pastinya dia (entah siapa) datang?

Tunggu aja yah postingan terbarunya.
 (kali-kali postingan berikutnya aku udah nikah hahaha)

Saturday, June 15, 2013

Counting down to K-K-N

Okay, this posting doesn't have relation to Creative Writing class, thus I wanna posting it in Bahasa Indonesia. May I?

Tinggal dua minggu lagi nih menuju KKN 2013 bersama tim KP 04 yang siap mengabdi untuk masyarakat Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo (it's Westprog!) 
Dulunya, aku bergabung dengan tim KKN Senduro, Lumajang, Jawa Timur. Namun, karena keputusan LPPM yang...... (panjang ceritanya, anak UGM pasti pada tau deh) akhirnya tim KKN kami bubar dan tidak melanjutkan kerjasama untuk menjadi tim pengusul.

Pasrah?
Iya, aku pasrah. Aku berserah pada Allah SWT dan LPPM (?)
(if only you don't know what is LPPM, it is "Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat)
Aku akhirnya memilih untuk ditempatkan oleh LPPM di mana saja dan kapan saja (?)
tapi kerana aku memilih wilayah 1 yakni D.I.Y dan sekitarnya, aku mendapatkan tim ini yay!

First impression of this group? great !
Tim kami kelihatan kompak (dan semoga memang kompak) dan anggotanya kelihatan menyenangkan semua (dan semoga memang benar) *grin*

Aku berharap banyak pada KKN ini, aku ingin kami dikenang oleh Desa tempat kami mengabdi nanti. Dikenang karena kerja keras, hasil maksimal dan attitude yang baik tentunya. Bukan dikenang kerana sesuatu yang buruk (amin - in please) Sekarang aku juga lagi ngumpulin buku bekas nih untuk perpustakaan desa sana. Baru ke kumpul dua kardus nih huhu

YUK YANG MAU NYUMBANG BUKU BOLEH LHO
BUKU CERITA ANAK-ANAK, BUKU PELAJARAN, BUKU NOVEL, KOMIK, APA AJA BOLEH ~
MAAF CAPSLOCK JEBOL 
  
Yuk, ditunggu cerita selanjutnya mengenai KKN~

Fighting !




an Editing of Listiyaningsih's post

This is an editing of Listiyaningsih's posting from: http://tiyannuno.blogspot.com/
Which originally entitled         
"He" is Beautiful



Gone to Bali for the last two weeks for an important agenda, Mas Dalih, our creative writing lecturer, sent his friends Mbak Abmi to substitute for him. She had come as a guest speaker before. As I mentioned in my previous post, one Monday she played the movie Bag It which we had to review. Last week, she brought a guest, a beautiful guest with long hair, a pointed nose, and a proportional body. She sat in a back row. She might appear as a woman, but something unusual about her. I kept wondering if she was actually a “he”. To our surprise, Mbak Abmi mentioned that she was a waria.

  Her introduction began with her name, Olivia Sonya Aresta which ushered us into her world. A nocturnal world whose residents are notoriously known as waria or transvestite. Born in Klaten, she is now living in Yogya, her home since her vocational education. However, her jobs outnumbered her homes. She did odd-jobs like being a volunteer for PKBI (Persatuan Keluarga Berencana Indonesia), a seller of online shop and rather specialized jobs such as a bridal make-up artist.

 To be accepted by her family and finding her identity are her list things to do for her homework, she struggles through it because her mother still can't accept her as a waria.

From Klaten to Jogja, she moved on. She told us that in the past, she felt comfortable when played around with girls than boys, this moment led her to be girly and caught also mocked by her friend in Senior High School (SHS) when she dressed up like a girl. That was the reason why she decided to Hijrah to Yogyakarta. 

She felt Yogyakarta has different ambiance than other cities. She traveled around Solo, Bandung, Jakarta, Bali, but she found out that Yogyakarta is her soulmate. She also became a volunteer in Bantul, Yogyakarta after Earthquake. She wants to help people, especially, against HIV AIDS. She also wants to prove that the identity of waria is not a mere marginal society but they have real contributions to this world by doing something useful. 

Her beauty inside, give me so much inspiration..